Menjelang Ramadhan, Yuk Ajak Si Kecil Belajar Berpuasa

Kurang dari 3 minggu lagi, Ramadhan akan kembali hadir. Bulan suci Ramadhan bukan hanya momen ibadah bagi Ayah dan Bunda, tetapi juga waktu yang tepat untuk mengenalkan puasa kepada si Kecil sedini mungkin. Belajar berpuasa bukan soal kuat menahan lapar dan haus, melainkan proses membentuk kebiasaan baik, kesabaran, dan kecintaan anak terhadap ibadah.

Menjelang Ramadhan, Ayah Bunda dapat mulai mengajak anak belajar berpuasa secara bertahap. Tidak perlu memaksa anak langsung berpuasa penuh. Untuk anak usia dini, puasa bisa dimulai dengan setengah hari, misalnya hingga waktu Dzuhur atau Ashar. Seiring waktu, durasinya bisa ditambah sesuai kemampuan anak.

Penting bagi Ayah Bunda untuk menjelaskan makna puasa dengan bahasa yang sederhana. Sampaikan bahwa puasa adalah perintah Allah, latihan menahan diri, serta bentuk rasa syukur atas nikmat yang selama ini kita miliki. Cerita-cerita rigan tentang Ramadhan dan teladan Rasulullah ﷺ juga bisa membantu anak memahami ibadah puasa dengan lebih menyenangkan.

Selain menahan lapar dan haus, ajarkan Si Kecil bahwa puasa juga berarti menjaga sikap dan perkataan. Mengajak anak berkata jujur, tidak mudah marah, serta gemar berbagi saat Ramadhan yg akan membuat nilai puasa tertanam lebih dalam.

Agar anak semakin semangat, orang tua bisa memberikan apresiasi sederhana, seperti pujian, pelukan, atau catatan kecil pencapaian puasa. Hindari hadiah berlebihan agar anak belajar bahwa puasa dilakukan karena Allah, bukan semata-mata imbalan.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Melatih anak berpuasa menjelang Ramadhan adalah bagian dari tanggung jawab orang tua dalam menanamkan nilai iman sejak dini. Semoga dari rumah-rumah kita lahir generasi yang mencintai Ramadhan dan menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Penulis: Indra Rizki